680 Botol Miras Dimusnahkan Satpol PP Kolaka

Foto Satpol PP Kabupaten Kolaka melakukan pemusnahan minuman beralkohol
Foto Satpol PP Kabupaten Kolaka melakukan pemusnahan minuman beralkohol

TEGAS.CO., KOLAKA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kolaka, pemusnahan ratusan barang bukti minuman keras beralkohol yang berlangsung di belakang Kantor Satpol PP Kabupaten Kolaka, di jalan Pendidikan, Kelurahan Laloeha, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin pagi (22/02/2021).

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kolaka, memusnahkan 680 botol, barang bukti minuman keras beralkohol dari berbagai merek, termasuk minuman keras tradisional yang disita dari pelaku usaha di Kabupaten Kolaka.

Kasat POL PP Marsukat Riadi mengatakan pemusnahan sejumlah barang bukti minuman beralkohol itu merupakan hasil operasi penangkapan dari lima tahun yang lalu.

“Pemusnahan barang bukti minuman keras beralkohol dari berbagai merek pada hari ini merupakan kegiatan ketiga atau terakhir pada tahun 2017,” ungkap Marsukat.

Marsukat juga mengatakan, pelaksanaan yang dilakukan sudah layak untuk dimusnahkan dan jika disimpan juga hanya akan membuat gudang penuh.

“Karena itulah, kami mengambil langkah pemusnahan untuk menghindari penumpukan di gudang,” kata Marsukat

Satpol PP tidak memberikan toleransi kepada siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran dan jadi penyakit masyarkat.

“Kami berharap penyakit masyarakat ini bisa ditangani dan diberikan sangsi moral bagi peminum alkohol yang ada di Kabupaten Kolaka ,” tutup Marsukat

Reporter: Zikin
Editor: H5P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Dua Perusahaan Tambang di Kolaka Rugikan Negara 4.9 Millyar

Thu Feb 25 , 2021
KOLAKA.TEGAS.CO., – Tim intelejen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra) menemukan dua pemilik IUP di Kabupaten Kolaka tidak membayar Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) selama melakukan operasional pertambangan. Kedua perusahaan itu yakni, PT. Putra Mekongga Sejahtera (PKS) dan PT. Akar Mas Internasional (AMI). Selain itu, kedua perusahaan itu juga diduga […]